Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHeadline

Proyek Irigasi Bubi Mangkrak, Kepala BWS dan Kontraktor Diperiksa  8 Maret

28
×

Proyek Irigasi Bubi Mangkrak, Kepala BWS dan Kontraktor Diperiksa  8 Maret

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Penyelidikan proyek  Pembangunan Bendungan dan Jaringan Irigasi Bubi, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mulai dilakukan  Ditreskrimsus  Polda Maluku.

Pemeriksaan terhadap  saksi sudah dijadwalkan akan berlangsung pada 8 April 2025 mendatang.

Example 300x600

 

“Dari pihak kepolisian katakan, kalau surat sudah turun dari Direktur Ditreskrimsus ke Penyidik, awal April atau tepatnya tanggal 8 (8 April  2025-red) sudah mulai pemeriksaan,”ungkap Direktur LSM Rumah Muda Anti Korupsi, Fadel Rumakat Rabu (26/3/2025).

 

Fadel mengungkapkan,  yang akan menjalani pemeriksaan awal adalah terlapor, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku dan pimpinan PT Gunakarya Basuki KSO (kontraktor).

 

“Pihak kepolisian mengatakan tanggal 8 April itu, agendakan pemanggilan terhadap para terlapor,”jelasnya mengutup keterangan kepolisian saat memantau  secara langsung perkembangan laporan di Ditreskrimsus Polda Maluku, Selasa (25/3/2025) kemarin.

 

Sikap tegas dan langkah cepat Ditreskrimsus Polda Maluku, lanjut Fadel, patut diberikan apresiasi, dalam mengusut Proyek bernilai Rp229,6 miliar milik BWS Maluku yang dikerjakan sejak tahun 2017-2020 sesuai kontrak.

 

“Kita apresiasi kerja Ditreskrimsus Polda Maluku. Harapan kami, sikap tegas mereka dapat mengantarkan para pelaku koruptor di daerah ini sampai ke ranah mejah hijau,” tandasnya.

 

Sehari sebelumnya, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Aries Aminulla melalui Kasi Penmas, AKP Imelda Haurissa mengatakan, penyelidikan terhadap proyek Bendungan dan Irigasi Bubi yang diduga mangrak segera berlangsung.

“Untuk Irigasi (Proyek Irigasi Bubi) baru akan lidik (penyelidikan),” tulis Imelda dalam pesan watshapnya menjawab pertanyaan media ini soal rencana penyelidikan proyek tersebut.

Nama mantan Kepala BWS Maluku, Mat Marasabessy juga akan dipanggil untuk diperiksa.

“Kalau yang kita pelajari sememtara, MM (Mat Marasabessy – red) mungkin dia dipanggil karena jabatan. Perencanaan dan dikerjakan itu di tahun 2017, dan masih menjabat saat itu. Ikuti saja. Karena semua yang terlibat sudah pasti dipanggil,” ujarnya sumber media ini di markas Ditreskrimsus Polda Maluku.

PT Gunakarya Basuki KSO yang beralamat di Kecamatan Bula Barat, sebagai kontraktor dan Kepala BWS Maluku terlapor dalam proyek mangkrak tersebut. Mereka dilaporkan Usman Bugis dan Fadel Rumakat.

 

Kontraktor dan BWS Maluku sendiri, diduga terlibat dalam  praktek dugaan korupsi  Proyek Nasional (PN) berupa Bendungan dan Irigasi Bubi di Kecamatan Bula Barat, Kabupaten SBT tahun anggaran 2017-2020 yang berpotensi merugikan keuangan negara. (MM)

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *