AMBON,MM. – PLN Area Ambon melayani 14 Unit Layanan Pelanggan (ULP) dan 16 Kantor Pelayanan di tiga kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan, dan Kota Ambon. Selain itu, beberapa ULP juga masuk dalam zona Kabupaten Maluku Tengah, seperti Masohi.
Manager UP3 Ambon, Ramly Malawat menjelaskan, bahwa PLN Area Ambon telah memperkenalkan aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pelanggan mengakses layanan listrik.
Aplikasi ini memiliki beberapa fitur, antara lain:Fitur Utama; Pasang baru listrik; Tambah daya listrik; Catat meter mandiri; Pembayaran rekening listrik; Pembelian pulsa listrik; Laporan Gangguan.
Pelanggan juga dapat melaporkan gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile. Laporan gangguan akan diterima oleh Command Center PLN, dan petugas PLN akan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan tindakan eksekusi.
“Secara perintah di dalam aplikasi tersebut nantinya PLN merespon dan untuk permintaan-permintaan pelanggan terutama sekali untuk aplikasi laporan adanya gangguan, itu mempermudah masyarakat di mana masyarakat tidak perlu lagi datang ke PLN untuk melapor karena cukup membuka aplikasi laporan gangguan kemudian melaporkannya maka petugas akan diperintah secara langsung,”ucapnya.
Ia mengatakan, tujuan utama aplikasi PLN Mobile adalah untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan listrik tanpa harus datang langsung ke kantor PLN. Dengan demikian, pelanggan dapat lebih mudah dan efisien dalam memenuhi kebutuhan listrik mereka
“Jadi itu sudah kami jelaskan, sudah kami sosialisasikan kepada seluruh pengguna jasa listrik maupun pelanggan terutama stakeholder.”pungkasnya.(MM-3)
















