AMBON, MM Indonesia – Thomas Matthew Crooks (20) yang merupakan penembak calon presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump adalah anggota Partai Republik, sama dengan korban.
Dikutip dari Daily Mail pada Minggu (14/7/2024), foto Crooks beredar untuk kali pertama beberapa jam setelah ia tewas ditembak Dinas Rahasia AS. Lulusan SMA pada 2022 itu menembak Trump dengan senapan jenis AR di atap sejauh hampir 120 meter dari panggung kampanye pada pukul 18.15 waktu setempat.
Sebanyak delapan kali tembakan dilepaskan oleh Crooks. Foto Crooks yang mengenakan kacamata, kawat gigi, dan kaus berbendera Amerika saat foto buku tahunan beredar mulai Minggu pagi.
Sejauh ini belum diketahui motif Crooks menembak Trump, calon presiden berusia 78 tahun dari Partai Republik. Dikutip dari TMZ, video memperlihatkan Crooks membidik target dengan teropong atau alat bidik sambil tengkurap di atas tembok pabrik.
Orang-orang yang melihatnya dari bawah ketakutan dan panik. Crooks tampak berambut panjang coklat, mengenakan kemeja abu-abu dan celana panjang khaki. Begitu suara tembakan terdengar, orang-orang berteriak dan berlarian. Tak lama kemudian, suara tembakan mengarah ke Crooks dan dia tertembak.
Trump dilarikan ke luar panggung dengan darah mengucur di wajahnya, sedangkan satu penonton tewas, lalu dua orang lainnya luka parah. Saat dibawa ke tempat aman, Trump sempat mengepalkan tangan ke arah massa pendukungnya dan kemudian berkata, “Saya ditembak dengan peluru yang menembus bagian atas telinga kanan saya.
Insiden Trump ditembak terjadi tak lama setelah dia naik panggung untuk kampanye terakhir sebelum Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee pekan ini. (MM)