Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Kajati Maluku Canangkan Zona Integritas, Wujudkan WBK/WBBM

10
×

Kajati Maluku Canangkan Zona Integritas, Wujudkan WBK/WBBM

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku menegaskan komitmennya dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui apel pencanangan yang digelar di halaman Kantor Kejati Maluku, Selasa (7/4/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rudy Irmawan, didampingi Wakajati Adhi Prabowo serta dihadiri seluruh pejabat utama dan jajaran pegawai.

 

Dalam momentum tersebut, Kajati bersama Wakajati menandatangani Maklumat Pelayanan sebagai bentuk komitmen memberikan layanan sesuai standar yang telah ditetapkan, serta kesiapan menerima sanksi jika terjadi pelanggaran.

 

Tak hanya itu, seluruh pejabat utama turut menandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Bersama dalam rangka mewujudkan WBK/WBBM. Kejati Maluku juga menetapkan dua pegawai, Yusri Tri Saputra dan Avelia Zahara, sebagai Agen Perubahan.

 

Dalam sambutannya, Rudy Irmawan menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan perubahan nyata dalam budaya kerja.

“Kepercayaan publik adalah modal utama. Karena itu, kita harus menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

 

Ia menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama, mulai dari hal sederhana seperti disiplin, kejujuran, hingga menjauhi praktik penyimpangan. Selain itu, penguatan pengawasan internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta optimalisasi teknologi informasi menjadi kunci utama reformasi birokrasi.

 

Kajati juga mengingatkan pentingnya budaya kerja kolaboratif dan konsistensi dalam menjalankan program Zona Integritas agar tidak berhenti sebagai slogan semata.

“Ini bukan target sesaat, tapi proses berkelanjutan. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa Kejati Maluku mampu menjadi institusi yang bersih, profesional, dan terpercaya,” ujarnya.

Usai apel, seluruh pegawai Kejati Maluku menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan dalam mewujudkan lingkungan kerja bebas korupsi dan birokrasi yang melayani.(MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *