AMBON,MM. – Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. James Lewakabessy melalui kepala Bidang Kebudayaan Provinsi Maluku membuka dengan resmi Final Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SMA/SMK/MA se-Kota Ambon Tahun 2025 di gedung Teater Tertutup Paulus Pea Taman Budaya Provinsi Maluku, Selasa, 30/9/2025.
Dalam sambutannya Kadis mengatakan, sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, menyambut baik pelaksanaan event seni Budaya ini dan atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada UPTD Taman Budaya yang telah dengan sungguh-sungguh menggagas dan melaksanakan kegiatan ini.
Dikatakan, Musikalisasi Puisi bukan hanya bentuk seni pertunjukan, tetapi juga merupakan wujud nyata dari kreativitas dan kecintaan generasi muda terhadap sastra Indonesia.
Melalui lomba ini, kita tidak hanya mengembangkan kemampuan artistik para siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebudayaan, penghayatan bahasa, serta keterampilan bekerja sama dalam tim. Ini sejalan dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang menjadi arah transformasi pendidikan nasional kita: pelajar yang beriman, berkebinekaan global, kreatif, mandiri, dan bernalar kritis.
Dikatakan, kegiatan seperti lomba musikalisasi puisi ini juga sejalan dengan arah kebijakan Manajemen Talenta Nasional, yaitu suatu upaya strategis pemerintah dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan mengelola sumber daya manusia unggul Indonesia di bidang seni budaya.
Melalui Manajemen Talenta Nasional bidang seni budaya, diharapkan bisa menemukan dan membina tunas muda bertalenta yang nantinya akan menjadi agen perubahan dan motor penggerak pembangunan bangsa, baik di tingkat daerah maupun nasional. Oleh karena itu, kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga bagian dari proses pengembangan talenta-talenta terbaik bangsa yang perlu didukung dan fasilitasi bersama.
“kita patut berbangga karena generasi muda Maluku, khususnya di Kota Ambon, menunjukkan semangat luar biasa dalam mengekspresikan diri melalui puisi yang dipadukan dengan musik. Ini adalah bukti bahwa sastra selalu hidup dan memiliki tempat istimewa di hati para pelajar kita.
Saya juga ingin mengajak semua sekolah, guru, dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan kebudayaan, untuk terus mendukung ruang-ruang kreatif seperti ini. Jangan biarkan bakat dan potensi anak-anak kita terpendam. Justru lewat kegiatan seperti ini, kita bisa menemukan mutiara-mutiara seni yang akan mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional, bahkan internasional.”ujar Kadis.”lanjut Kadis.
Kepada para peserta, Kadis mengucapkan selamat berlomba. “Tampilkan karya terbaik kalian dengan semangat, keberanian, dan rasa cinta terhadap sastra. Bukan menang atau kalah yang terutama, namun kalian semua adalah duta seni budaya sangat yang membanggakan.
Terima kasih kepada Dewan Juri atas komitmen untuk meningkatkan kualitas seni budaya bagi anak-anak kita. Pilihlah yang terbaik diantara yang baik saat ini sesuai dengan penampilan dan kreativitas yang mereka tampilkan.”
Kadis berharap semoga kegiatan ini menjadi awal dari langkah-langkah besar dalam membangun ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang lebih inklusif, berbudaya, dan berkarakter di Provinsi Maluku.
Sementara itu, dalam laporannya, Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Maluku, Rosandra Alfons mengatakan kita patut berbangga karena generasi muda Maluku, khususnya di Kota Ambon, menunjukkan semangat luar biasa dalam mengekspresikan diri melalui puisi yang dipadukan dengan musik. Ini adalah bukti bahwa sastra selalu hidup dan memiliki tempat istimewa di hati para pelajar kita.
“Saya juga ingin mengajak semua sekolah, guru, dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan kebudayaan, untuk terus mendukung ruang-ruang kreatif seperti ini. Jangan biarkan bakat dan potensi anak-anak kita terpendam. Justru lewat kegiatan seperti ini, kita bisa menemukan mutiara-mutiara seni yang akan mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional, bahkan internasional.”ujarnya
Kepada para peserta, Alfons yang tepat hari itu memasuki masa Purnabakti mengucapkan selamat berlomba.
“Tampilkan karya terbaik kalian dengan semangat, keberanian, dan rasa cinta terhadap sastra. Bukan menang atau kalah yang terutama, namun kalian semua adalah duta seni budaya sangat yang membanggakan.
Terima kasih kepada Dewan Juri atas komitmen untuk meningkatkan kualitas seni budaya bagi anak-anak kita. Pilihlah yang terbaik diantara yang baik saat ini sesuai dengan penampilan dan kreativitas yang mereka tampilkan.
Semoga kegiatan ini menjadi awal dari langkah-langkah besar kita dalam membangun ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang lebih inklusif, berbudaya, dan berkarakter di Provinsi Maluku.” (MM-3)

















