Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

BPOM Ambon Gandeng Pemkot Awasi Takjil Ramadhan – 135 Sampel Dinilai Aman, Targetkan Ambon Kota Aman Pangan

3
×

BPOM Ambon Gandeng Pemkot Awasi Takjil Ramadhan – 135 Sampel Dinilai Aman, Targetkan Ambon Kota Aman Pangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon menggelar pengawasan intensif terhadap keamanan pangan takjil dalam rangka Bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Kegiatan yang fokus pada lokasi strategis seperti depan Masjid Raya Al-Fatah dan beberapa titik lainnya berlangsung pada Jumat (27/02/2026), dengan kerja sama Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kesehatan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Pengawasan ini merupakan agenda tahunan yang selalu dilakukan setiap Ramadhan maupun hari besar keagamaan nasional lainnya, guna memastikan kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena yang turut hadir menyampaikan bahwa kolaborasi antara BPOM dan Pemkot bertujuan utama untuk menjamin masyarakat mendapatkan makanan takjil yang sehat dan bebas dari zat berbahaya.

“Kita ingin memastikan masyarakat mengonsumsi makanan yang sehat dan tidak mengandung zat berbahaya. Ini menjadi rutinitas kita setiap ada hari besar keagamaan nasional, khususnya di bulan suci Ramadhan,” ujar Bodewin di sela kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa pengujian dilakukan secara menyeluruh untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya seperti boraks, formalin, serta pewarna yang tidak diizinkan untuk digunakan pada produk pangan.

Hingga saat ini, hasil pengujian menunjukkan sekitar 135 sampel takjil yang diambil dari berbagai titik penjualan di Kota Ambon telah dinyatakan aman untuk dikonsumsi. Pada gelombang pengawasan kali ini, petugas kembali mengambil sebanyak 30 sampel tambahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium.

“Kita berharap seluruh sampel yang diuji kali ini juga menghasilkan hasil yang aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir saat membeli dan mengonsumsi takjil selama Ramadhan,” katanya.

Menurut Bodewin, langkah pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin perlindungan konsumen serta memastikan seluruh produk pangan yang beredar di wilayah Kota Ambon memenuhi standar keamanan dan kesehatan yang telah ditetapkan.

“Semoga dengan upaya ini, Ambon dapat menjadi kota dengan pangan yang aman – di mana setiap produk makanan yang dijual terjamin mutu dan kesehatannya, sehingga tidak akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat,” ujarnya Wali Kota. (MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *