AMBON, MM. – Pemerintah Kota Ambon menggelar apel pagi di Taman Pattimura, Senin (30/03/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Ambon, Sekretaris Daerah, seluruh jajaran pejabat pemerintah kota, Aparatur Sipil Negara (ASN) baik PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), kepala sekolah se-Kota Ambon, kepala Puskesmas, serta 34 pejabat fungsional.
Kegiatan apel ini menjadi momentum penting untuk kembali menjalankan tugas secara penuh setelah masa cuti bersama dan libur hari raya, sekaligus mengapresiasi penerapan sistem kerja 3 hari di kantor dan 2 hari kerja fleksibel sesuai Peraturan Walikota yang telah ditetapkan.
Dalam pidatonya, Walikota Ambon terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah bagi seluruh ASN yang beragama Islam, sekaligus menyampaikan ucapan selamat atas perayaan Hari Raya Paskah bagi umat Kristen di lingkungan pemerintah kota.
“Semoga kita semua bisa kembali berkarya dengan semangat baru dan menjalani kehidupan dengan lebih baik. Atas segala kekurangan dan ketidaksempurnaan, saya mohon maaf lahir dan batin,” ucap Walikota.
Walikota juga menyoroti perkembangan kinerja yang membanggakan sepanjang hampir tiga bulan pertama tahun 2026. Meskipun menghadapi tantangan utama terkait ketersediaan anggaran, pelayanan publik yang diberikan melalui berbagai instansi – mulai dari dinas teknis, satuan pendidikan, hingga fasilitas kesehatan – menunjukkan kemajuan yang positif.
Berbagai momen penting seperti malam takbiran, perayaan Idul Fitri, dan Hari Raya Paskah berjalan dengan aman, damai, dan tertib. “Hal ini tidak terlepas dari kontribusi seluruh aparatur yang tidak hanya menjalankan tugas, tapi juga memberikan contoh teladan dan edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.
Perubahan Pola Pikir Masyarakat Terkait Sampah
Salah satu capaian yang mendapat apresiasi khusus adalah pergeseran persepsi masyarakat terkait pengelolaan sampah. Dulu, hampir 99% keluhan di media sosial menyalahkan pemerintah atas masalah sampah. Namun kini, kondisi telah berbalik – masyarakat mulai menyadari tanggung jawab masing-masing, dengan 99% tanggapan yang mengingatkan pentingnya peran individu dalam menjaga kebersihan.
Kemajuan ini didukung oleh kerja nyata Dinas Lingkungan Hidup dalam pengelolaan sampah, serta sosialisasi yang intensif dari Dinas Komunikasi dan Informatika melalui konten edukatif dan pemantauan perilaku masyarakat melalui sistem CCTV. Untuk menguatkan langkah ini, pemerintah menetapkan gerakan besar “Kota Ambon Bersih, Asri, Hijau, dan Nyaman” yang akan dijalankan secara berkelanjutan.
“Diharapkan setiap minggu dilakukan kerja bakti di tingkat desa/kelurahan, dengan pimpinan lurah atau kepala desa sebagai motor penggerak. Selain itu, kita juga akan melaksanakan gerakan penanaman pohon dengan skema ‘Satu Orang Satu Bibit’, yang nantinya akan ditanam serentak di ruang terbuka publik dan sepanjang jalan utama kota Ambon,” jelas Walikota.
Administrasi Berjalan Optimal, LKPD Harus Tepat Waktu
Dalam bidang administrasi, pemerintah kota mencatatkan pencapaian gemilang dengan pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercapai 100% tepat waktu. Meskipun masih ada beberapa catatan perbaikan yang harus diselesaikan sebelum batas akhir tanggal 31 Maret 2026, keberhasilan ini menjadi bukti komitmen aparatur terhadap transparansi.
Walikota juga menekankan pentingnya penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang harus dilakukan paling lambat besok (31/03/2026). “Peringatan ini telah kami sampaikan sejak 4-5 bulan yang lalu, sehingga tidak ada alasan untuk tidak memenuhi tenggat waktu,” tandasnya.
Di akhir pidatonya, Walikota mengakui bahwa setiap keberhasilan yang diraih bukan semata-mata hasil kerja pimpinan, melainkan kontribusi nyata dari seluruh jajaran ASN yang bekerja dengan sungguh-sungguh. “Kita akan terus berupaya memaksimalkan pelayanan dan pembangunan, meskipun masih ada hambatan yang harus dihadapi bersama,” pungkasnya. (MM10)
















