Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaPendidikan

Latih Literasi Digital, SDN 4 Ambon Sukses Gelar TKA Berbasis Digital

20
×

Latih Literasi Digital, SDN 4 Ambon Sukses Gelar TKA Berbasis Digital

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON.MM, – SD Negeri 4 Ambon sukses menyelenggarakan Tes Kompetensi Akademik (TKA) berbasis digital,  yang bekerja sama dengan Penerbit Erlangga. Meski sempat menghadapi kendala jaringan internet dan keterbatasan perangkat, pelaksanaan ujian tetap berjalan kondusif dan penuh antusiasme.

 

Kepala Sekolah SDN 4 Ambon, M.J. Wenno, S.Pd., menjelaskan bahwa gangguan teknis yang terjadi di lapangan tidak menyurutkan semangat para siswa. Pihak sekolah mengambil langkah inisiatif dengan mengizinkan penggunaan perangkat seluler pribadi secara bergantian untuk menyiasati keterbatasan sarana.

 

“Secara umum, kegiatan berjalan dengan baik. Meski ada kendala jaringan dan jumlah perangkat yang terbatas, anak-anak tetap antusias mengikuti tes. Ada yang menggunakan fasilitas Wi-Fi sekolah, namun ada juga yang berinisiatif menggunakan data seluler pribadi,” ujar Wenno saat memberikan keterangan usai kegiatan.

 

Menurut Wenno, penerapan TKA berbasis digital ini merupakan langkah strategis untuk melatih literasi digital siswa sejak dini. Ia menegaskan bahwa pembiasaan terhadap teknologi informasi adalah kunci agar generasi muda mampu bersaing di era globalisasi.

 

“Dunia terus berkembang pesat, dan anak-anak didik kita tidak boleh tertinggal. Mereka harus dibekali kemampuan menggunakan teknologi informasi agar siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” tegasnya.

 

Adaptasi teknologi sejatinya bukan hal baru bagi SDN 4 Ambon. Sekolah ini tercatat telah menerapkan sistem ujian berbasis komputer (Computer Based Test) selama lima tahun terakhir, yang diimplementasikan baik dalam asesmen nasional maupun evaluasi pembelajaran harian.

 

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap kemampuan akademik sekaligus literasi digital siswa dapat terus meningkat. Selain itu, momentum ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di masa mendatang. (MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *