Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

Jelang UHC Award 2026, Kualitas Layanan JKN Semakin Terasa

7
×

Jelang UHC Award 2026, Kualitas Layanan JKN Semakin Terasa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta adalah sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap orang dalam populasi wilayah memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif serta bermutu tinggi.

 

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam mendukung salah satu program strategis nasional yaitu Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Maluku beserta jajaran Pemerintah Provinsi Maluku juga Bapak/Ibu Bupati atas komitmen yang kuat dalam mendukung salah satu program strategis nasional yaitu Program JKN,” ungkap Harbu A. Hakim, Senin (26/01).

 

Sebagai ajang penghargaan kepada Pemerintah Daerah yang telah berkomitmen mendaftarkan masyarakat ke program JKN, maka akan dihelat kegiatan Pemberian penghargaan UHC Awards yang akan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia kepada Pemda yang telah memberikan perlindungan Jaminan Kesehatan kepada penduduk di wilayahnya (cakupan peserta minimal 98% dan tingkat keaktifan JKN minimal 80%) pada Selasa, (27/01).

 

Harbu menyampaikan bahwa pertumbuhan kepesertaan di wilayah kerja Pemerintah Provinsi Maluku ini juga akan diiringi dengan peningkatan kualitas dan mutu layanan. Untuk itu, BPJS Kesehatan terus berupaya mengembangkan inovasi dan berkolaborasi dengan fasilitas kesehatan demi kemudahan akses bagi peserta JKN. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN.

 

Salah satu peserta Bukan Penerima Upah Pemerintah Daerah (PBPU Pemda) Kabupaten Maluku Tenggara, Apolinia Jaftoran, mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur dengan adanya Program UHC, anaknya  Andreas Karel Somar bisa dilayani di rumah sakit.

 

“Dua hari yang lalu, anak saya yang berusia 2 (dua) tahun masuk ke rumah sakit dengan gejala muntah-muntah. Selama di rumah sakit, anak saya dilayani dengan baik dan kami tidak dikenakan biaya apapun,” ujar Apolinia.

.

Tak lupa, Apolonia mengapresiasi kinerja jajaran Pemerintah Daerah yang telah memperhatikan layanan Kesehatan sehingga tidak perlu kuatir lagi jika sakit.(MM-3)

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *