Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Sengketa Lahan Tuntas, Rehabilitasi Jembatan Batu Gajah Dikebut Demi Warga

67
×

Sengketa Lahan Tuntas, Rehabilitasi Jembatan Batu Gajah Dikebut Demi Warga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM.- Pekerjaan rehabilitasi jembatan di RT 01/RW 03 Kelurahan Batu Gajah, Kota Ambon, kembali dipercepat setelah sempat tertunda akibat sengketa lahan dan penyesuaian teknis struktur. Jembatan yang merupakan akses utama warga Batu Gajah ini ditargetkan selesai sebelum musim hujan tiba.

 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Rehabilitasi Jembatan Batu Gajah, Muhammad Saleh Far-Far, menjelaskan bahwa hambatan utama adalah klaim lahan dari Keluarga Alfons dan seorang ahli waris, yang sempat menghentikan pekerjaan di lokasi.

 

“Awalnya, kami menghadapi masalah klaim lahan dari Keluarga Alfons dan seorang ahli waris yang melarang pekerjaan di lokasi. Hal ini sempat menghambat progres proyek,” ujar Far-Far saat ditemui pada Jumat, 14 November 2025.

 

Namun, masalah ini menemukan titik terang setelah perwakilan Keluarga Alfons mengeluarkan surat resmi dari pengadilan yang menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah.

 

“Keluarga Alfons telah memberikan surat dari pengadilan yang menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah. Ini sangat membantu kami dalam menyelesaikan masalah yang berlarut-larut ini,” tambahnya.

 

Selain masalah lahan, tim PUPR Kota Ambon juga meminta pihak perencana untuk melakukan penghitungan ulang keamanan struktur jembatan. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memastikan keamanan sebelum pengecoran dilakukan.

 

“Kami meminta perencana untuk menghitung ulang keamanan struktur. Meskipun jembatan ini tidak menanggung beban berat, kami tetap harus memastikan bahwa struktur aman sebelum pengecoran,” jelas Far-Far.

 

Dengan sebagian besar hambatan telah teratasi, pekerjaan kini kembali berjalan dengan cepat. Progres fisik jembatan saat ini mencapai sekitar 40 persen, dengan fokus pada pemasangan bekisting, gelagar, plat, serta rel sebelum proses pengecoran.

 

“Target kami adalah menyelesaikan proyek ini sebelum Desember. Saat ini, kami fokus pada pemasangan bekisting dan persiapan pengecoran. Kami mengejar target ini agar tidak terhambat oleh musim hujan, karena pekerjaan sudah memasuki tahap akhir,” katanya.

 

Far-Far menekankan bahwa percepatan proyek ini sangat penting karena warga Batu Gajah saat ini terpaksa harus mengambil rute memutar yang cukup jauh untuk melintasi kawasan tersebut.

 

“Ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat. Warga Batu Gajah saat ini harus memutar jauh untuk mencapai wilayah atas. Oleh karena itu, jembatan ini harus segera diselesaikan agar mobilitas warga kembali lancar,” tutupnya.

 

Dinas PUPR Kota Ambon berharap pekerjaan dapat berjalan tanpa hambatan lebih lanjut, sehingga jembatan dapat segera berfungsi dan menjadi akses vital bagi masyarakat sekitar.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *