Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Amboina Jukulele Festival Teluk Ambon Baguala: Gema Nada Lestarikan Identitas “Kota Musik” Dunia

3
×

Amboina Jukulele Festival Teluk Ambon Baguala: Gema Nada Lestarikan Identitas “Kota Musik” Dunia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Sebagai rangkaian pelestarian warisan budaya, Pemerintah Kota Ambon menghidupkan kembali semangat musik khas tanah ini lewat gelaran Amboina Jukulele Festival Tingkat Kecamatan Teluk Ambon Baguala 2026. Ajang yang berlangsung di Gedung Sari Gurih Lateri, lantai II, Selasa (11/8/2026) ini menjadi bukti nyata komitmen menjaga identitas Ambon sebagai Kota Musik UNESCO.

 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Ambon, Rustam Simanjuntak, mewakili Wali Kota Ambon. Gelar ini merupakan salah satu dari lima putaran festival jukulele yang digelar di seluruh kecamatan se-Kota Ambon tahun ini.

 

“Jukulele bukan sekadar alat musik atau perlombaan. Ia adalah napas identitas kita, cerminan jiwa Ambon yang telah diakui dunia. Festival ini adalah ruang hidup untuk merawat sekaligus mengembangkannya,” tegas Rustam dalam sambutannya.

 

Berlangsung tepat di momen menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan ulang tahun ke-451 Kota Ambon, Rustam berharap semangat kemerdekaan dan sejarah panjang kota ini menyatu dalam nada yang dimainkan generasi muda. “Menang atau kalah hanyalah soal panggung. Yang abadi adalah rasa cinta kalian terhadap budaya sendiri, serta semangat bersaudara dan sportivitas yang kalian tunjukkan hari ini,” ujarnya mengingatkan para peserta.

 

Dari ajang ini, tiga peserta terbaik akan membawa nama Kecamatan Teluk Ambon Baguala ke tingkat perlombaan se-Kota Ambon nantinya. Oleh karena itu, Rustam mengajak seluruh peserta tampil sepenuh hati: “Tunjukkan bakat terbaik kalian, tapi tetaplah rendah hati dan saling menghargai.”

 

Pemerintah Kota juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja sama padu antara Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Ambon Music Office, jajaran Kecamatan Teluk Ambon Baguala, tenaga pendidik, pelatih, hingga orang tua yang telah mendukung penuh penyelenggaraan ini.

 

“Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan: agar jukulele tak sekadar terdengar di lomba, tapi tumbuh menjadi ekosistem musik yang kuat, berakar di hati anak-anak muda, dan terus bergaung ke seluruh penjuru dunia,” pungkas Rustam.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *