AMBON, MM. – Guna memastikan seluruh warga dapat menikmati layanan perlindungan sosial berbasis digital, Pemerintah Kota Ambon telah menyiapkan 650 tenaga pendamping khusus. Tim ini akan membantu masyarakat yang belum memiliki ponsel pintar berbasis Android maupun yang kesulitan mengakses jaringan internet saat mendaftar.
Langkah ini diambil seiring berjalannya program digitalisasi bantuan sosial melalui aplikasi Perlinsos. Sistem baru ini dirancang agar pendataan penerima bantuan menjadi lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran bagi yang membutuhkan.
“Kami telah menyiapkan total 650 agen Perlinsos,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Wendy Pelupessy, di Ambon, Kamis (9/7/2026).
Selain pendaftaran, Pemkot juga mendorong setiap kepala keluarga untuk segera memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dokumen ini nantinya akan mempermudah warga melakukan pendaftaran maupun pengecekan data secara mandiri lewat sistem yang disediakan.
Bagi warga yang belum memiliki perangkat pintar, proses verifikasi wajah tetap bisa dilakukan dengan bantuan agen yang telah dilengkapi peralatan khusus. “Mereka akan menggunakan alat yang sudah disiapkan pemerintah untuk memproses verifikasi identitas warga di lokasi masing-masing,” jelas Pelupessy.
Keenam ratusan lebih agen ini telah mengikuti pelatihan terlebih dahulu dan berasal dari berbagai instansi di lingkungan Pemkot Ambon, antara lain Dinas Dukcapil, Dinas Kominfo, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Dinas Sosial Kota Ambon.(MM-10)
















